DIMSAM JOSJIS




Makanan khas Kanton, Tiongkok ini udah jadi favorit banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dimsum adalah istilah Kanton yang berarti "menyentuh hati" atau "makanan kecil", dan biasanya disajikan dalam ukuran kecil-kecil, jadi bisa disantap dengan mudah. 

Ada banyak jenis dimsum, mulai dari yang klasik seperti siomay, haokao, dan kue keranjang, sampai yang lebih modern dengan isian unik seperti daging sapi atau sayuran. 

Bahan-bahan yang digunakan biasanya segar dan berkualitas, seperti udang, daging babi, daging ayam atau sayuran hijau. Berikut adalah cara membuat dimsum ayam udang yang lembut dan lezat, lengkap dengan tips agar tidak lengket saat dikukus. 

 Bahan bahan isian:
1. 500 gr paha ayam fillet 
2. 150 gr udang kupas 
3. 2 batang daun bawang, iris tipis 
4. 2 siung bawang putih, haluskan 
5. 3 sdm tepung tapioka 
6. 1 butir telur 
7. 1 sdm minyak wijen 
8. 2 sdm saus tiram 
9. 1 sdt gula pasir 
10. 1 sdt garam (atau sesuai selera) 
11. 1 sdt lada bubuk 
12. 1 buah wortel ukuran sedang, parut halus 
Bahan lainnya: 
Kulit dimsum siap pakai (sekitar 25-30 lembar) 
Air es secukupnya
 

1. Siapkan adonan isian. Cincang halus daging ayam dan
udang. Anda bisa menggunakan food processor untuk
menghaluskannya, atau cincang manual jika ingin teksttur
yang lebih kasar. 

2. Campurkan semua bahan. Dalam wadah, campurkan
ayam dan udang yang sudah dicincang dengan bawang
putih halus, daun bawang, telur, minyak wijen, saus
tiram, gula, garam, dan lada bubuk. Aduk hingga rata.

3. Masukkan tepung dan wortel. Tambahkan tepung tapioka
sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adona tercampur rata dan lengket. Masukkan juga sebagian wortel parut untuk dicampur ke dalam adonan. Aduk kembali. Isi dan bentuk dimsum. Ambil selembar kulit dimsum, letakkan sekitar satu sendok teh adonan di tengahnya. 

4. Bentuk dimsum menjadi seperti keranjang dengan cara
mengerutkan sisi-sisinya. Ratakan bagian atasnya dan
berikan sedikit parutan wortel sebagai hiasan. Lakukan
hingga semua adonan habis. Panaskan kukusan. Sambil    membentuk dimsum, panaskan kukusan hingga uapnya banyak dan stabil. 

5. Kukus dimsum. Susun dimsum di dalam kukusan dengan  jarak yang cukup agar tidak saling menempel. Alas kukusan bisa menggunakan daun pisang atau kertas roti yang sudah diolesi sedikit minyak agar dimsum tidak lengket. Masak hingga matang. Kukus selama 20-25 menit dengan api sedang. 

6.  Pastikan air kukusan tidak terlalu banyak agar uapnya
tidak membuat dimsum terlalu basah. Cara penyajiannya
juga unik, biasanya dimsum disajikan dalam bakpao kecil  atau porsi kecil di atas piring, dan sering disajikan dengan saus dimsum.

Di Indonesia, dimsum sudah menjadi makanan populer dan bisa ditemukan di banyak restoran atau warung makan. Banyak orang Indonesia yang suka dengan rasa dimsum yang lezat dan tekstur yang lembut, serta variasi isi yang bisa dipilih sesuai selera. Dalam budaya Kanton, dimsum juga memiliki makna khusus, yaitu sebagai simbol kebersamaan dan keakraban. Saat makan dimsum, biasanya orang-orang akan berkumpul dan berbagi makanan, sehingga menciptakan suasana yang hangat dan akrab. Jadi, tidak heran jika dimsum menjadi makanan favorit banyak orang!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kripus melou

siomay ikan